3 Alasan Keluarga Itu Penting
Semua yang ada di dunia ini terlahir karena adanya sebuah keluarga. Keluarga menjadi titik awal pembentukan karakter seseorang. Kali ini saya mau bahas 3 alasan mengapa keluarga itu penting sekali dalam kehidupan manusia. Apa saja itu, ini dia alasannya :
1. Saat manusia lahir
Keluarga sangat berperan penting dalam melahirkan tunas-tunas yang baru untuk membangun negeri ini. Tanpa adanya keluarga, saya, kamu maupun mereka mungkin tidak akan ada di dunia ini.
Oh iya, saya pernah dengar waktu belajar biologi di sekolah dulu, guru saya pernah berkata bahwa kita di dunia ini adalah para pemenang yang berhasil mengalahkan jutaan ataupun miliaran sel sperma yang jadi pesaing kita semua, hingga akhirnya lahirlah saya, dirimu dan mereka semua. Sebuah proses yang relatif lama untuk menuju kelahiran. Ibu kita mengandung menahan rasa sakit kurang lebih sembilan bulan lamanya.
Saat ini kita yang tadinya lahir dan tak berdaya tumbuh menjadi seorang anak yang dibanggakan orang tua kita masing-masing.
2. Saat manusia hidup
Saat ini kita yang tadinya lahir dan tak berdaya tumbuh menjadi seorang anak yang dibanggakan orang tua kita masing-masing.
Didalam keluarga, kita tumbuh dan diajarkan nilai-nilai kehidupan oleh orang tua kita pastinya. Di keluarga ini kita saling berbagi, canda tawa bersama , makan bersama , bermain bersama dan lain sebagainya yang pastinya sangat banyak kita alami bersama di dalam keluarga ini.
Keluarga menjadi dasar dalam proses perkembangan perilaku seorang anak, karena di dalam keluargalah seorang anak pertama-tama tumbuh. Sebagian besar karakter seorang anak dibentuk di dalam keluarga. Keluarga yang baik tentunya akan menghasilkan out put yang baik pula.
Bersyukurlah karena kita semua masih dicintai oleh keluarga kita pribadi. Hormati ibumu yang telah melahirkanmu dan ayahmu yang mencari nafkah untuk menghidupi keluargamu. Menolong mereka sudah sepantasnya kita lakukan. Hal sederhana yang dapat dilakukan yaitu dengan mengurangi beban pekerjaan orang tuamu, seperti mencuci pakaian sendiri dan hal lainnya yang dapat kamu lakukan sendiri.
Sebodoh-bodohnya atau semiskin-miskinnya orang tuamu percayalah mereka tidak seperti hal tersebut. Itu hanya anggapan mereka saja, tetapi mereka tetap ingin anaknya berhasil dan tidak menjadi seperti mereka nantinya. Mereka hanya mengharapkan anak-anaknya lebih berhasil dan sukses dari mereka.
Itu semua merupakan kasih yang terukir didalam keluarga. Yang mana setiap kita berhak untuk mendapatkannya dari keluarga kita masing-masing.
3. Saat kita meninggalkan dunia
Ada kelahiran pasti ada juga kematian. Setiap manusia di bumi ini kelak akan meninggalkan semua yang ia punya di dunia dan menuju akherat. Saat SMA saya pernah dengar cerita dari teman akrab saya sedari SMP, bahwa di daerahnya ada sebuah kejadian yang unik.
Menurut saya ini merupakan cerita yang cukup menyedihkan. Di daerahnya ini, ada orang yang semasa hidupnya jarang ataupun dapat dikatakan tidak pernah berpartisipasi dalam kegiatan di masyarakat.
Setiap ada acara ia tidak pernah menunjukkan mukanya di depan umum maupun saat ada orang yang meninggal di daerahnya, ia tidak pernah berpartisipasi dalam proses memabantu penguburan orang yang telah meninggal.
Hingga suatu ketika, ia pun meninggalkan dunia ini beserta semua yang ia miliki. Mau tahu apa yang terjadi? sebuah sikap yang ia tanam semenjak di dunia akhirnya ia tunai dan tidak ada sama sekali masyarakat yang membantu proses penguburan mayatnya, kecuali keluarganya sendiri.
Betapa mirisnya hal ini jika terjadi pada diri kita. Oleh sebab itu, berbuat baiklah selagi hidup di dunia ini. Tanpa kamu minta pasti suatu saat akan ada balasannya meskipun kita tidak pernah berharap untuk dibalas.
Ingat apa yang kamu tabur itu yang kamu tuai. Bersyukur kalau ternyata keluargamu masih mencintaimu seperti yang dialami orang pada kasus tadi. Seandainya tidak memiliki keluarga, siapa yang akan menguburkannya? tidak tahu pastinya. Syukuri jika kamu memiliki keluarga yang selalu ada untukmu.
Ini yang dapat saya bagikan kepada kamu semua kiranya ini bermanfaat untuk hidupmu. Berubahlah selagi masih ada waktu karena kesempatan jarang datang dua kali.
"tetap keluarga juga yang kamu cari ketika terkena masalah"


Benar juga ya..
BalasHapusWkwk
HapusIya..,benar itu.
BalasHapus