Perjalanan Makassar-Surabaya
Naik Kapal dari Makassar ke Surabaya
22 Juli 2022 pelapasan cuti akademik untuk berpindah ke kampus pusat Jatinangor yang sesuai kalander akademik masuknya pada 3 Agustus 2022. Lumayan lama untuk sekedar liburan sebelum masuk kampus. Sebelum pelaksanaan cuti itu dimulai, masing-masing dari kami telah menentukan tujuan cutinya. Ada yang kembali ke daerah asal pendaftaran, ada yang pergi ke Malang untuk menikmati indahnya Bromo, ada pula yang pergi ke Yogyakarta untuk menikmati indahnya kota pelajar ini, dan ada pula yang pergi ke Jakarta untuk menikmati indahnya kota metropolitan.
Aku dan teman-teman persokaban ku menetapkan kota Yogyakarta sebagai tempat untuk kami menghabiskan waktu cuti kali ini. Ngomong-ngomong ini menjadi perjalanan pertama bagiku mengarungi lautan. Kapal yang dinaiki yaitu kapal Rucitra 7 dari pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Tentu aku tidak sendiri, perjalanan ini terdiri dari 5 orang dalam kelompok kami dan bertemu dengan kelompok praja lainnya berasal dari pendaftaran Papua yang hendak liburan ke Surabaya, sehingga total kami keseluruhan 11 orang.
Kapal kami mulai meninggalkan pelabuhan Soekarno Hatta tepat pukul 21.30 hingga sampai di pelabuhan Tanjung Perak pukul 7 pagi karena sempat berhenti menunggu kapal lainnya berlabuh terlebih dahulu. Perjalanan mengarungi lautan ini memakan waktu kurang lebih 32 jam lamanya. Lumayan capek berada dikapal dengan waktu selama itu, namun syukurnya dengan jumlah kami yang lumayan ramai menjadikan waktu selama itu tidak terlalu terasa .
Tentu saja didalam kapal ini, kami yang sebelumnya belum terlalu akrab menjadi akrab karena kondisi yang ada. Perjalanan panjang ini sungguh benar benar indah, laut begitu tenang dengan hembusan angin yang menusuk kulit tubuh sehingga menyebabkan suasana sejuk dan dingin. Air laut yang tenang ini sungguh menyejukkan mata ketika memandang nya dipagi dan sore hari. Serta sunrise dan sunset yang begitu menakjubkan bisa terlihat begitu eksotis ketika berada ditengah lautan yang sepanjang mata memandang hanya melihat perairan berwarna biru tersebut.
Fasilitas
untuk fasilitas dikapal ini menurut sangat baik. Jika lapar ada kantin yang telah tersedia didalam kapal. Untuk makanan yang dijual beraneka ragam, namun menurut pengamatanku rata rata penumpang kapal membeli pop mie dan kopi untuk mereka nikmati bersama teman maupun keluarga tercinta mereka. Selain itu, didalam kapal ini juga menyediakan air panas gratis yang dapat diminta pada petugas penjaga kantin. Oh iya, didalam kapal ini para penumpang akan mendapatkan masing-masing satu tempat tidur. Saranku jika berkelompok alangkah baiknya mencari tempat tidur yang berdekatan sehingga bisa saling mengawasi.
Kapal ini juga telah menyediakan makanan untuk setiap penumpang nya. Dalam kapal ini, kami mendapatkan 4 kali makan yaitu saat malam waktu berangkat, dan sisanya keesokan harinya pada pagi, siang dan malam. Jangan khawatir masalah menu makanannya karena menu nya sangat enak dan mengenyangkan tentunya.
Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak
Pertama kali menginjakkan kaki di Surabaya merupakan kesempatan yang berkesan bagi diriku dan teman persokaban ku, tidak menyangka akan berada di tempat seperti ini. Saat berada dipelabuhan, kami disambut puluhan angkot yang menawarkan jasa untuk membawa kami ke tempat tujuan. Tetapi semuanya kami tolak karena telah memesan melalui ojek online. Dalam menghadapi masyarakat yang menawarkan jasa tersebut harus konsisten dengan pendirian dari awal karena sepanjang kaki melangkah menuju gerbang keluar pelabuhan akan selalu ditawari untuk menaiki angkot.
Dengan ojek online yang telah kami pesan, kami langsung menuju tempat persinggahan di kota Surabaya tepatnya di rumah teman praja asal pendaftaran Jawa Timur. Kami memutuskan untuk tinggal semalam terlebih dahulu dikota Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke kota Yogyakarta. Perjalanan pun berlanjut di kota Surabaya.....
Posting Komentar untuk "Perjalanan Makassar-Surabaya "