Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pacaran pakai logika, bukannya pakai perasaan

Pacaran telah menjadi budaya anak zaman sekarang. Oleh karena itu, perlu pengetahuan terhadap pacaran menggunakan logika atau perasaan.

Definisi Pacaran

Pacaran merupakan proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan. Pada intinya Pacaran merupakan hubungan yang dibangun untuk menuju tahap pernikahan. 

Untuk Remaja khusunya anak SMA dan Anak Kuliahan, bepacaran merupakan hal yang lumrah dilakukan. Tidak sedikit dari mereka dengan mudah mengajak berpacaran terhadap lawan jenisnya. Sejak menginjak bangku sekolah dasar saja sudah banyak yang mengenal kata pacaran ini.

Sebelum berlangsungnya kisah pacaran dimulai dengan adanya pengungkapan cinta terlebih dahulu. Zaman sekarang banyak istilah cinta yang familiar didengar anak-anak zaman sekarang. Mulai dari cinta segitiga, cinta pandangan pertama, cinta bertepuk sebelah tangan, cinta monyet, cinta karena cinta kayak di sinetron dan masih banyak lagi istilah cinta yang digunakan.

Setelah keluar ungkapan cinta tersebut mulai lahirlah istilah yang lebih serius lagi yaitu pacaran bagi yang cintanya diterima. Oleh karena cinta, banyak orang yang terbutakan dengan kata yang sederhana tersebut. Berawal dari Pacaran, banyak anak muda zaman sekarang yang harus kehilangan masa depan cerahnya yang berujung pada kehamilan dan melahirkan usia dini.

Melihat hal tersebut alangkah baiknya pacaran pakai logika saja bukan pakai perasaan disaat usia masih muda dan belum siap menikah.

Pacaran

Definisi Logika

Logika merupakan ungkapan untuk keputusan yang diambil berdasarkan pada pertimbangan akal pikiran yang bersifat logis atau masuk akal. Dari definisinya saja kamu sudah mengerti bahwa harus menggunakan akal sehat saat berpacaran.

Alasan pakai logika saat Pacaran

Mengapa harus pakai logika ? Karena dengan logika kamu dapat berpikir dengan baik; alasan dan tujuanmu berpacaran. Kamu akan lebih tahu manfaat dan kerugian yang akan kamu alami nantinya. Saat ini, banyak anak sekolah maupun kuliahan yang pacaran agar ada penyemangat bagi dirinya dan hal lain yang telah ia pikirkan. Kalau tujuannya adalah agar ada penyemangat, itu bukanlah hal yang salah. Semua orang berhak berpikir seperti itu. 

Dengan pacaran pakai logika kamu dapat berpikir kembali tindakan apa yang sewajarnya kamu lakukan saat berpacaran agar tidak merugikan hidup pacarmu maupun kehidupanmu sendiri. Untuk tidak melakukan hal-hal negatif yang dapat menjadi batu sandungan mu.

Caranya pacaran pakai logika

Ok saatnya kita membahas bagaimana caranya pacaran pakai logika. Agar saat kamu disakiti kamu siap dan saat akan melakukan hal-hal yang tidak wajar kamu tahu.

1. Kuatkan keyakinanmu akan apa yang benar dimuka umum dan agama
2. Saat pacaran jangan terlalu terbawa perasaan atau seringnya dibilang baper
3. Kenali pacarmu menggunakan logika pikirmu
4. Berpikir sebelum bertindak ke hal-hal yang tidak sesuai

Mengapa tidak pakai perasaan ?

Untuk menawab hal tersebut kita harus tahu dulu definisi dari perasaan.

Definisi Perasaan

Perasaan merupakan pikiran yang dipengaruhi oleh keadaan emosi seseorang. Dalam bertingkah laku, aspek perasaanlah yang timbul saat menunjukkan simpati dan empati pada orang lain. Perasaan sangat berpengaruh besar pada kehidupan setiap orang. Dengan emosi yang ia milki dapat menunjukkan perasaannya terhadap suatu aspek objek. 

Oleh karena itu, Pacaran yang selalu mengutamkan aspek perasaan tidaklah untuk dilestarikan dalam kehidupan manusia. Ini akan menyakitkan saat kamu kehilangan pacarmu akibat aspek emosi yang kamu terima darinya tidak dapat kamu ikhlaskan. Khususnya untuk pejuang LDR, kamu tidak tahu apa yang dilakukan pacaramu ditempat yang berlainan. Karena terlalu memaksa perasaan, kamu akan merasa sakit saat ia ternyata bersama dengan yang lain.

Perasaan identik dengan keyamanan. Oleh karena kenyamanan yang dirasakan bersama pacarmu, ini dapat membuat kamu tergoda untuk melakukan kenyamanan lainnya. Makanya terlalu memakai perasaan yang berlebihan sangat tidak baik diterapkan saat pacaran. Oleh karena itu, gunakan logika agar kamu dapat mempertimbangkan apa yang harus kamu lakukan. 

Kapan waktunya pakai perasaan ?

Waktu yang cocok untuk memakai perasaan yaitu saat kamu berdua telah siap menerima tanggung jawab untuk membentuk rumah tangga. Tepatnya saat kamu benar-benar serius dengan pacarmu tersebut. 

Jangan pakai perasaan karena kamu akan sakit hati jikalau tahu hanya menjadi penjaga jodoh orang lain. 

Pacaran yang baik itu bagaimana ?

Pacaran yang baik itu saat kamu dapat memadukan antara menggunakan perasaan dan logika. Kamu tahu bagaimana caranya bertingkah laku yang tepat sehingga pacaranmu benar dan kamu tetap bisa merasakan chemistry.

Sumber :

(Pacaran. (2020, Juni 7). Di Wikipedia, Ensiklopedia Bebas. Diakses pada 04:45, Juni 7, 2020, dari id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pacaran&oldid=17050336)

Semangat pejuang cinta, kamu pasti akan mendapatkan pacar yang cocok denganmu nantinya. Sebuah pesan dari mimin lepaskan saja pacarmu jikalau ia hanya ingin dirimu seperti yang ia mau. Semoga ini bermanfaat bagimu ya wahai pejuang cinta.


"Cinta berhubungan dengan tanggung jawab bukan nafsu"




Posting Komentar untuk "Pacaran pakai logika, bukannya pakai perasaan"